Medan, Pergatsi – Open Tournament Gateball Piala Gubernur Sumatera Utara 2026 telah sukses diselenggarakan pada 19–21 Juni 2026 di Kota Medan. Acara ini merupakan bagian dari komitmen Persatuan Gateball Seluruh Indonesia (PERGATSI) Sumut dalam mengembangkan prestasi atlet lokal dan industri olahraga di wilayah tersebut.
Kejuaraan yang diikuti 104 atlet dari berbagai daerah di Sumatera Utara ini menjadi wadah pembinaan sekaligus ajang mengasah kemampuan atlet pemula dan atlet berpengalaman dalam menghadapi kompetisi yang lebih tinggi.
Ketua Panitia Open Tournament Gateball Piala Gubernur Sumatera Utara 2026, Khairul Azan Tanjung, mengatakan kejuaraan tersebut awalnya direncanakan sebagai turnamen dalam rangka pelantikan Pengurus Pergatsi Sumatera Utara. Namun, karena Gubernur Sumatera Utara turut hadir dan memberikan sambutan pada acara tersebut, panitia kemudian menetapkannya sebagai Open Tournament Piala Gubernur Sumatera Utara 2026.
"Awalnya turnamen ini direncanakan sebagai bagian dari pelantikan Ketua Umum Pergatsi Sumut. Karena Bapak Gubernur hadir sekaligus memberikan sambutan, akhirnya nama kejuaraan ditetapkan menjadi Open Tournament Piala Gubernur Sumatera Utara 2026," ujar Khairul Azan Tanjung saat diwawancarai di Medan, Sabtu (27/6/2026).
Khairul menjelaskan, turnamen mempertandingkan tiga kategori, yakni double pemula yang diikuti 22 tim, triple mahir sebanyak 19 tim, serta bergu bebas yang diikuti 21 tim dengan komposisi dua atlet pemula dan tiga atlet mahir dalam setiap regu. Total hadiah yang diperebutkan mencapai Rp15 juta berupa uang pembinaan, piala, dan sertifikat.
Menurutnya, penyelenggaraan kategori yang berbeda tersebut merupakan bagian dari strategi pembinaan atlet secara berjenjang agar atlet pemula dapat memperoleh pengalaman bertanding bersama atlet yang telah memiliki jam terbang tinggi.
"Kami membuat tiga kategori agar pembinaan berjalan berjenjang. Di kategori bergu bebas, atlet pemula bisa bermain bersama atlet mahir sehingga mereka memperoleh pengalaman bertanding secara langsung," katanya.
Berdasarkan hasil pertandingan, pada kategori bergu bebas, tim GGC yang merupakan gabungan atlet Asahan dan Universitas Sari Mutiara berhasil menjadi juara pertama, disusul Unimed A sebagai runner-up, sementara posisi ketiga diraih tim Deli Serdang dan peringkat keempat ditempati tim Asahan. Pada kategori triple mahir, GGC kembali meraih gelar juara, diikuti Unimed A, Unimed B, dan Asahan. Sementara kategori double pemula dimenangkan Deli Serdang, disusul Asahan, Stok Binaguna, dan Universitas Sari Mutiara.
Khairul menambahkan, turnamen diikuti 104 atlet, terdiri atas 44 atlet pemula yang mayoritas berasal dari kalangan pelajar dan mahasiswa serta 60 atlet mahir yang telah memiliki pengalaman bertanding, termasuk mantan atlet Pekan Olahraga Nasional (PON). Atlet pemula diklasifikasikan sebagai peserta yang menjalani latihan maksimal dua tahun, sedangkan kategori mahir diperuntukkan bagi atlet yang telah memiliki pengalaman kompetisi dan jam terbang tinggi.
"Total peserta mencapai 104 atlet. Sebanyak 44 atlet merupakan kategori pemula, sedangkan 60 atlet lainnya adalah atlet mahir yang sudah berpengalaman. Kami berharap turnamen ini menjadi ruang pembinaan sekaligus memperkuat regenerasi atlet gateball di Sumatera Utara," tutur Khairul.
Ia menilai tingginya antusiasme peserta menunjukkan perkembangan olahraga gateball di Sumatera Utara semakin positif. Kehadiran atlet dari berbagai daerah serta meningkatnya jumlah atlet muda diharapkan menjadi modal penting bagi Pergatsi Sumut dalam menyiapkan atlet-atlet berprestasi untuk bersaing di tingkat nasional. (PAH/ROY)