MEDAN, PERGATSI – Ketua Umum Pengurus Besar (PB) Pergatsi yang juga Wakil Menteri Pekerjaan Umum, Diana Kusumastuti, melantik Pengurus Persatuan Gateball Seluruh Indonesia (Pergatsi) Sumatera Utara periode 2025–2029 di Aula Lapangan Pergatsi Sumut, Jalan KL Yos Sudarso, Medan, Jumat (26/6/2026) malam.
Pelantikan yang dirangkai dengan Kejuaraan Gateball Piala Gubernur Sumatera Utara dan Rapat Kerja Daerah tersebut menjadi momentum memperkuat organisasi sekaligus mempercepat pembinaan atlet menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 dan ajang internasional.
Dalam sambutannya, Diana menegaskan bahwa pelantikan kepengurusan baru bukan sekadar agenda seremonial, melainkan awal dari tanggung jawab besar untuk membangun organisasi yang semakin kuat, profesional, dan mampu mencetak atlet berprestasi.
Menurutnya, perkembangan organisasi Pergatsi Sumut menunjukkan kemajuan yang signifikan. Jika sebelumnya hanya memiliki delapan kepengurusan kabupaten/kota, kini jumlahnya telah berkembang menjadi 17 daerah. Capaian tersebut dinilai menjadi modal penting dalam memperluas pembinaan olahraga gateball di Sumatera Utara.
"Pelantikan ini bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi titik awal pelaksanaan tanggung jawab yang sangat besar untuk memperkuat organisasi serta mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia. Saya mengapresiasi perkembangan Pergatsi Sumut yang kini telah memiliki 17 kepengurusan kabupaten/kota. Ini menjadi fondasi yang kuat untuk membangun prestasi," ujar Diana.
Ia menjelaskan, organisasi yang kuat harus didukung struktur kepengurusan yang jelas, pembagian tugas yang efektif, serta budaya kerja kolektif. Dengan demikian, pembinaan atlet, pelatih, dan wasit dapat berjalan lebih sistematis sehingga mampu menghadapi persaingan di tingkat nasional maupun internasional.
Diana juga berharap Sumatera Utara mampu menjadi salah satu pusat kekuatan gateball nasional. Melalui kejuaraan provinsi yang berkualitas, pembinaan atlet secara berkelanjutan, hingga persiapan menghadapi PON 2028, Sumut diharapkan mampu meningkatkan prestasi sekaligus menyumbangkan atlet bagi Indonesia pada ajang internasional.
"Saya berharap Sumatera Utara menjadi salah satu kekuatan utama gateball nasional. Mari jadikan organisasi ini rumah besar yang nyaman bagi atlet, pelatih, wasit, dan seluruh insan gateball. Bersama-sama kita membawa gateball Sumatera Utara menuju prestasi yang membanggakan Indonesia," tegasnya.
Selain menyoroti pembinaan prestasi, Diana juga mengungkapkan bahwa gateball merupakan olahraga yang inklusif karena dapat dimainkan oleh berbagai kelompok usia, mulai dari anak-anak hingga lanjut usia. Menurutnya, hal tersebut menjadi potensi besar untuk memperluas partisipasi masyarakat sekaligus meningkatkan prestasi olahraga secara berjenjang.
Sementara itu, Ketua Umum Pergatsi Sumatera Utara periode 2025–2029, Ir. Doli Sinomba Siregar, menyatakan kesiapan seluruh jajaran pengurus untuk menjalankan amanah yang diberikan dengan penuh tanggung jawab. Fokus utama kepengurusan baru adalah memperluas pembinaan atlet sekaligus memperkenalkan olahraga gateball kepada masyarakat di seluruh Sumatera Utara.
Saat ini Pergatsi Sumut telah memiliki kepengurusan di berbagai kabupaten dan kota, yang akan menjadi basis pengembangan atlet menuju kompetisi tingkat provinsi maupun nasional.
"Prestasi tidak lahir dari iming-iming semata, tetapi dari pembinaan yang berkelanjutan. Karena itu kami akan fokus pada pembinaan atlet, pelatih, dan wasit agar prestasi gateball Sumatera Utara semakin meningkat," ujar Doli.
Doli menambahkan, kepengurusan baru juga menargetkan peningkatan prestasi pada PON mendatang. Setelah pada PON XXI Aceh–Sumut 2024 berhasil meraih satu medali emas, dua perak, dan dua perunggu, Pergatsi Sumut bertekad melampaui capaian tersebut melalui pembinaan yang lebih terarah dan kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan.
"Kami ingin berkolaborasi dengan seluruh pihak untuk mengembangkan olahraga gateball. Target kami ke depan bukan hanya mempertahankan prestasi, tetapi meningkatkan perolehan medali di PON. Prestasi tidak bisa lahir secara individu, tetapi membutuhkan kolaborasi dari berbagai pihak," kata Doli.
Pelantikan Pengurus Pergatsi Sumatera Utara periode 2025–2029 sekaligus menjadi penanda dimulainya langkah baru organisasi dalam memperkuat pembinaan olahraga gateball di daerah. Dengan dukungan pengurus pusat, pemerintah daerah, serta sinergi seluruh insan gateball, Pergatsi Sumut optimistis mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi yang tidak hanya berjaya di tingkat nasional, tetapi juga mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional. (PAH/ROY)